Siapa saja yang mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan (sunnah) di dalamnya, (ia diganjar pahala) sama seperti menunaikan kewajiban (fardlu) di bulan yang lain. Dan siapa saja yang menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan, (ia diganjar pahala) sama dengan orang yang mengerjakan 70 kali kewajiban tersebut di bulan yang lain. Ramadhan adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu pahalanya adalah surga (al jannah). Ramadhan itu adalah bulan memberikan pertolongan dan bulan Allah menambah rizki para mukmin di dalamnya.
Siapa saja yang pada bulan itu memberikan makanan berbuka kepada orang yang puasa, maka perbuatan itu menjadi pengampunan atas dosa-dosanya, kemerdekaan dirinya dari api neraka, dan ia mendapatkan pahala seperti pahala orang berpuasa yang diberinya makanan berbuka itu tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu”. Para sahabat berkata: “Ya Rasululullah, tidak semua dari kami memiliki makanan berbuka untuk orang-orang yang berpuasa”.
Rasulullah saw. pun menjawab: “Allah memberikan pahala tersebut kepada orang yang mem- berikan sebutir korma sekalipun atau sekedar seteguk air atau sehirup susu. Bulan Ramadhan ini adalah bulan yang permulaannya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari neraka. Siapa saja yang meringankan beban dari orang yang dikuasainya (hamba sahaya atau bawahannya), niscaya Allah mengampuni dosanya dan membebaskannya dari api neraka.
Karena itu perbanyaklah empat perkara di bulan Ramadhan ini.
Dua perkara yang dengannya kalian menyenangkan Tuhan kalian dan dua perkara lainnya sangat kalian butuhkan.
Dua perkara yang kalian lakukan untuk menyenangkan Tuhan kalian adalah: mengakui dengan sesungguhnya bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan kalian memohon ampunan kepada- Nya.
Adapun dua perkara yang sangat kalian butuhkan adalah kalian memohon surgaNya dan berlindung dari api neraka. Siapa saja yang memberi minum kepada orang yang berpuasa niscaya Allah akan memberinya minum dari air kolamku dengan suatu minuman yang dia tidak merasa haus lagi sesudahnya hingga ia masuk surga”.
"Barang siapa yang bergembira dan senang menyambut bulan suci Romadhon, maka Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka"
(HR Bukhori & Muslim)
Dengan gadis itu aku hanya bisa mencuri-curi pandang, maklum GD … lawannya PD. pernah saat memandangnya … kulihat senyum tipis di bibirnya .. dan itu buat aku lemes jiwa dan raga. Hghghhg … Ya Allah ini fenomena rasa apa ??? kayak nano-nano.
Tapi siapakah aku??? Hmmm …. Terlalu tinggi jika aku menghayalkan dirinya menemani jalan hidupku, yang nggak karuan … abis gitu … nggak jelas masa depan :D. Kupendam semua gejolak rasa yang menyelimuti ruang hatiku. Tapi mau apa? Bagai ingin menggapai bintang saja.
Waktu terus berputar … tok-tok-tok … Assalamu’alaikum seorang Pria yang suaranya tidak asing di telingaku … Wa’alaikum salam jawabku … kubuka pintu .. dan betapa kaget diriku … dia tidak datang sendirian … tapi dia bersama ….
Tak bisanya dia datang bersama adiknya … oh mungkin sekedar mampir dan kasih info mau ikut pengajian nggak .. di sini ..tanggal ini … jam ini … seperti biasanya. Tapi aku heran .. aku sering nggak memenuhi ajakannya … tapi tetep aja dia nggak bosan-bosan, kadang aku berpikir … siapa sih yang membayarnya.. Tambahan lagi … bukan hanya aku yang sering diperhatikannya … yang lain juga.
Iyya Mz besok aku akan datang, acaranya dimana Mz, hari apa dan jam berapa. Dengan penuh semangat dan kehangatan kusapa dia yang sebelumnya tidak aku begitukan. oh iya .. maaf masuk dulu Mz. Dengan menyimpan rasa deg-deg-an … karena ada dia hghghgh “hati tak karuan mode is on”.
Setelah terduduk dengan suasana tenang … pria itu memulai berbicara … Put … aku kesini bukan untuk masalah itu … aku kesini ingin menyampaikan suara hati adikku kepadammu … intinya dia suka sama kamu … dan kedatangan kami kemari … ingin jawaban dari kamu … apakah kamu siap menikahinya ???
Sejenak nafasku terhenti … tertarnya di otakku … ini nyata atau mimpi ??? Put … kamu siap menikahinya atau tidak … kembali aku tersadar ….
bidadari itu melamarku … “kroscek” … Heran … Hanya gara-gara dia membaca tulisanku, yang iseng aku tempelkan di “wall” masjid “Andai aku bisa tertidur seribu tahun lamanya … dan terbangun mendapati segalanya berbeda … dengan pikiran yang belum pernah memikirkan, dengan hati yang belum pernah mersakan dan raga yang belum pernah ternoda … ya Allah … dengan apa kualihkan semua rasa” dia jatuh hati padaku … Aneh …
Satu hal lagi yang membuat aku tak berani menghayalkannya … selain nggak pinter agama, raga ini dah teracuni narkoba … otak nich dan bebel … nggak bisa berpikir cemerlang. Tapi lalu-lalang kehidupan .. menyadarkan aku arti masa depan.
Aku masih saja terdiam terpaku … jawaban apa yang harus kuberi … tiba-tiba terdengar suara …Hen mbok nek tipine ora didelok ki dipateni* … gubraks … suara itu menghilangkan semuanya iyya suara itu menamatkan sebuah cerita yang melambung saat aku terduduk di jendela memandang tingginya langit di angkasa. .
*Hen “panggilan simbok aku pada aku” kalau TV nya nggak ditonton, dimatikan saja … maklum simbok … nggak bisa membedakan kompi dengan tivi hghghgh … “hati tak karuan mode is off” panggilan itu membubarkan lamunan yang aku bangun di otakku. Padahal belum sampai ke nikah :D… udah tersadar duluan hikz-hikz-hikz …
heniputra bidadari itu melamarku
Saya tidak tahu siapa nama yang berkutbah waktu itu, tapi ada satu cerita menarik dalam kutbah yang beliau sampaikan..
Menurut penuturan beliau ini adalah kisah nyata yang dia menyaksikannya sendiri. Sebuah kisah tentang kebencian seorang gadis buta. Dia membenci segala sesuatu yang ada di dunia ini, termasuk seluruh manusia kecuali satu yang tidak dia benci, yaitu pacarnya/kekasihnya. Bahkan dengan orang tuanyapun kebenciannya begitu mendalam. Dia menganggap orang tuanya memiliki andil besar terhadap kebutaan matanya.
Dia hanya mencintai kekasihnya semata, bukan yang lain. Kekasihnya itulah yang selama ini selalu membersamainya dalam kegelapan dunia yang dia rasa. Hubungan mereka sudah terjalin bagitu lama dan suatu ketika kekasihnya berkata padanya: “Aku akan menikahi kamu jika kamu sudah bisa melihat”.
Hari berganti hari putaran waktu terus melaju hingga suatu ketika kebahagiaan mulai memancar di hati sang gadis buta. Pasalnya ada seseorang yang ingin mendonorkan matanya, tidak hanya satu, tetapi dua-duanya. Akhirnya operasi mata pun dilakukan dan sang gadis sudah bisa melihat lagi.
Perjalanan asmara dua kekasih itu sudah berumur 6 tahun lamanya. Sesuai dengan ucapan kekasihnya “Aku akan menikahimu jika kamu sudah bisa melihat”. Sang kekasihpun memenuhi janjinya dia berkata pada gadis yang sekarang sudah bisa melihat terangnya dunia. “Duhai cinta, sekarang kamu sudah bisa melihat, sesuai janjiku ketika kamu sudah bisa melihat, aku akan menikahimu, sampaikan kepada kedua orang tua kamu, nanti malam saya akan melamarmu”.
Jawab gadis yang sudah tidak buta itu ternyata diluar dugaan sang kekasih yang selama ini membersamainya. Si Gadis ternyata menolak lamaran kekasihnya itu. Alasannya ternyata kekasihnya yang selama ini ada, dan selalu membersamainya dalam duka ternyata juga seorang yang buta. Padahal kebutaan adalah sesuatu yang amat sangat dibenci gadis itu.
Laki-laki itu hanya terdiam mendengar penolakan kekasihnya, akhirnya di atas kertas putih dia menulis dan memberikannya pada gadis dengan penuh kesedihan dan kekecewaan dihatinya. Sambil berlalu dia berikan surat itu: “Ketahuilah bahwa aku masih mencintai kamu saat ini, tetapi aku tak bisa memaksakan keinginanmu, tapi aku minta satu hal kepada kamu, aku ingin kamu selalu menjaga mata yang telah aku berikan kepadamu.”
Beberapa tahun berlalu, akhirnya si lelaki menikah dengan seorang wanita, wanita cantik dan solehah, bersama istrinya dia merasa bahagia. Sebuah karunia yang begitu besar baginya, bukankah dunia itu perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita solehah.
Berbeda dengan gadis yang telah mencampakkannya. Meskipun dia saat ini masih menghirup udara segara namun kehidupannya begitu buruk. Ustadz itu hanya mengatakan kondisi gadis itu buruk dan tidak pantas untuk diceritakan. Saya tidak tahu apa keburukan yang menimpa gadis itu. Karena memang tidak diceritakan dalam kutbah itu. Mungkin karena kutbah jum’at jadi beliau tidak ingin mengungkap keburukan-keburukan yang ada pada gadis itu, hal ini karena ini bukan kartun, gadis itu benar-benar ada dan sekarang kondisinya begitu buruk meski dia bisa melihat dunia, tetapi dia tetap buta.
Inilah alasan mengapa saya memberi judul untuk posting kali ini balasan misterius bagi penghianat cinta, karena saya sendiri juga tidak tahu misteri apa yang terjadi pada gadis itu, seburuk apakah dia?.I dont know ...
Cerita itu beliau kaitkan dengan pembahasan tentang takwa, tetapi aku tidak tahu hubungannya seperti apa, soale setelah kisah selesai di ceritakan aku melamun ???

Apasih yang aku tunggu untuk mendekatiMu … haruskah aku menunggu hari ulang tahunku untuk mendekatimu … tapi … bukankah hari ulang tahunku itu setiap tahun terjadi … kapan ? yang jelas dun …
Apakah aku harus mendekatiMu setelah menikah saja … tapi kapan menikah … yaa klo ada yagn mau klo nggak :( … aku kan malah semakin jauh …
Ataukah aku akan dekat dengaMu setelah aku kaya … nggak mungkinlaah … rizki itukan ada padaNya …
Atau mungkinkah aku akan mendekatiMu setelah usiaku 33 tahun saja … eitts .. memang aku tahu … umur aku akan sampai segitu … yang bener dun
Tapi sepertina aku akan mendekatimu setelah aku merasa suci … hmmmm … aku merasa kotor yaa … lha kapan sucinya … klo mau “mandi” saja ditunda-tunda … hghghgh …
Duh diriku … ingat dunx firman Allah …
“Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.
Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala.
Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.”
al-insaan 1-6
Ayo segerea beralari ... jangan ditunda-tunda ... aku tidak tahu apa yang akan terjadi besok !!!
belumkah tiba saatnya ? ^_^
Submit url ke google --- Submit url ke addme --- Submit url ke addpro --- Submit url ke addurlfree --- Submit url ke addyoursitefreesubmit --- Submit url ke alexa --- Submit url ke altavista ---Submit url ke blogpulse --- Submit url ke blogrankings --- Submit url ke blogsubmission --- Submit url ke cspratama --- Submit url ke dmegs --- Submit url ke evrsoft --- Submit url ke exactseek --- Submit url ke ExiteUrl --- Submit url ke FreeAddUrl --- Submit url ke freeaddurl --- Submit url ke freefind --- Submit url ke freewebsubmission --- Submit url ke goto --- Submit url ke hotbot --- Submit url ke hypermart --- Submit url ke indocenter --- Submit url ke ineedhits --- Submit url ke iwebtool --- Submit url ke linkbuilder --- Submit url ke linkezer --- Submit url ke lycos --- Submit url ke metanetpromotions --- Submit url ke MSN --- Submit url ke plexos --- Submit url ke quickregister --- Submit url ke scrubtheweb --- Submit url ke submitexpress --- Submit url ke submitexpress.net --- Submit url ke submitshop --- Submit url ke SubmitUrl --- Submit url ke submitwebsite --- Submit url ke submityahoo ---Submit url ke thebest25sites ---Submit url ke topblogarea --- Submit url ke UltimatePromotion --- Submit url ke uswebsites --- Submit url ke WebbAddress --- Submit url ke webcrawler